Jawaban: mengevaluasi teks negoisasi artinya kegiatan melakukan perbaikan terhadap teks negoisasi yang telah ada. Dengan melakukan evaluasi diharapkan teks negoisasi menjadi lebih baik. Untuk dapat mengevaluasi sebuah teks tentunya diperlukan ketelitian yang tinggi.
Teks Latihan Negosiasi
Terima Kasih Bu Mia Kamis pagi usai pelajaran olah raga, Bu Mia, guru Kimia masuk kelas X MIPA tepat waktu. Tak seperti biasanya, hari itu anak-anak belum selesai berganti pakaian. Penyebabnya, mereka baru saja mengikuti ujian lari mengelilingi stadion.
Sebenarnya hari itu Bu Mia akan memberikan ulangan. Beberapa siswa yang nafasnya masih memburu dan keringatnya bercucuran, mengajukan usul pada Dani.
“Dan … minta Bu Mia menunda ulangan dong. Capek nih,” kata Ali.
“Waduuuh aku gak berani,” jawab Dani. “Lia saja suruh bilang. Dia kan ketua kelas, ” sambung Dani.
“Baiklah, aku akan mencoba merayu Bu Mia. Doakan berhasil,” kata Lia. “Beres. Kamu kan ketua kelas.”
Dengan santun, Lia menghadap Bu Lia yang wajahnya tampak kaku melihat murid-muridnya belum juga siap mengikuti pelajaran.
“Maaf, Bu. Boleh Lia berbicara sebentar?” tanya Lia sambil duduk.
“Iya. Ada apa?”
“Begini, Bu, saya mewakili teman-teman, Lia minta maaf karena temanteman belum selesai ganti baju. “
“Biasanya kan tidak terlambat seperti ini?” tanya Bu Mia.
“Iya, Bu. Sekali lagi maafkan, kami. Kami kelelahan, Bu. Tadi baru saja ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.”
“Oh … kenapa tidak bilang tadi? Kalian sudah minum?” suara Bu Mia berubah ramah setelah tahu penyebab Lia dan kawan-kawannya terlambat ganti baju.
“Biasanya kan tidak terlambat seperti ini?” tanya Bu Mia.
“Iya, Bu. Sekali lagi maafkan, kami. Kami kelelahan, Bu. Tadi baru saja ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.”
“Oh … kenapa tidak bilang tadi? Kalian sudah minum?” suara Bu Mia berubah ramah setelah tahu penyebab Lia dan kawan-kawannya terlambat ganti baju.
“Belum sempat, Bu. Kami takut ketinggalan ulangan,” jawab Lia tetap dengan sopan. “Kalau boleh, kami minta waktu sepuluh menit untuk minum dan ganti baju, Bu. Biar badan kami segar.”
“Ya sudah, kalian istirahat 15 menit. Ulangannya minggu depan saja. Nanti kita latihan soal saja,” jawab Bu Lia mengagetkan Mia dan teman-teman.
“Makasih, Bu,” kata Lia.
“Eit … tapi ingat. Kalian harus tertib. Tidak boleh gaduh dan mengganggu kelas lain. Dan masuk kelas lagi tepat pukul 09.00 WIB.”
“Iya, Bu. Makasih.”
Teman-teman Lia yang sejak tadi ikut menyimak pembicaraan Lia dan Bu Mia bertepuk tangan gembira mendengar keputusan Bu Mia.
Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.
Apa yang disampaikan Lia kepada Bu Mia?
Jawab: Penyebab keterlambatan
Bagaimana cara Lia meyakinkan Bu Mia?
Jawab: Tidak diperlukan cara khusus
Bagaimana tanggapan Bu Mia atas permintaan Lia?
Jawab: Memberi waktu minum dan memutuskan menunda ulangan
Apakah Bu Lia mengabulkan permintaan Lia?
Jawab: Mengabulkan
Adakah syarat yang ditetapkan Bu Mia?
Jawab: Ada, Tepat waktu, tidak boleh gaduh dan tidak boleh mengganggu kelas lain
Tugas
Setelah menyimak dan mendiskusikan isi ketiga teks di atas, diskusikanlah hal-hal berikut ini.
Di antara ketiga teks tersebut, manakah yang termasuk ke dalam teks negosiasi? Jelaskan alasanmu!
Jawab: Teks 1 dan 2
Apakah dalam teks tersebut terjadi proses pengajuan dan penawaran?
Jawab: Ya
Siapakah partisipan yang menyampaikan pengajuan dan yang mengajukan penawaran?
Jawab: Teks 1: a. Yang mengajukan penjual, b. yang menawar pembeli. Sedangkan Teks 2: a. Yang mengajukan Rani, b. Yang menawar ayah
Apakah terjadi kesepakatan antarpartisipan?
Jawab: Ya
Rumuskanlah ciri-ciri teks negosiasi dengan bahasamu sendiri.
Jawab: Ada pihak yang mengajukan dan ada yang menawar, kemudian timbul kesepakatan dianatar keduanya.
Bandingkanlah hasil diskusi kamu dengan rumusan berikut ini. Unsur-unsur pembangun teks negosiasi adalah sebagai berikut.
Partisipan, biasanya pihak yang menyampaikan pengajuan dan pihak yang menawar. Pada beberapa negosiasi untuk memecahkan konflik atau pertikaian ada partisipan ketiga yang berperan sebagai perantara, penengah, atau pemandu.
Adanya perbedaan kepentingan dari kedua belah pihak.
Ada pengajuan dan penawaran.
Ada kesepakatan sebagai hasil negosiasi. Ketika tidak tercapai kesepakatan berarti tidak terjadi negosiasi.